Jumat, 24 Februari 2012

cara memasang kabel front panel


Fungsi : kabel front panel untuk menyambungkan tombol turn off dan restart pada chasing depan. dan menyambungkan kabel USB chasing depan.
Merakit komputer? Bukan pekerjaan yang sangat sulit. Jika diurut-urutkan, rasanya tidak sampai melalui 20  proses :
1. Membuka Casing
2. Memasang power supply
3. Memasang dudukan baut mainboard
4. Memasang I/O Shield mainboard
5. Memasang mainboard
6. Memasang processor
7. Memasang RAM
8. Memasang Harddisk
9. Memasang Drive DVD
10. Menghubungkan kabel ke tempat masing-masing
11. Menutup Casing

Jadi Cuma 11 proses saja, sedikit bukan? Tapi selama mengamati banyak orang yang mencoba merakit, saya melihat bahwa kesulitan terbanyak yang ditemui adalah di nomor 10, yaitu menghubungkan kabel ke tempat masing-masing, terutama memasang kabel panel casing ke mainboard.
Ya, memasang kabel panel yang umumnya terdiri dari 4 (empat) pasang kabel yang terhubung dengan :
Lampu LED Harddisk (HDD LED)
Tombol Power (Power SW)
Tombol Reset (RESET SW)
Lampu LED Power (POWER LED)

Foto di bawah ini menunjukkan kabel-kabel yang saya maksud
https://lh5.googleusercontent.com/-MpUln7tVawE/TXrqq8FPq3I/AAAAAAAAAE8/fJBmmY8vGaw/s320/P3111154.JPG

Cara terbaik untuk memasang kabel tersebut adalah melihat panduannya pada buku manual mainboard. Tapi umumnya hampir semua mainboard saat ini menggunakan standar yang sama dalam peletakan pin-pin yang akan dipasangi kabel panel.

Ok, tugas anda adalah menemukan pin Front Panel di Mainboard, anda tidak akan kesulitan, umumnya terletak di tepi bawah saat mainboard dipasan pada casing. Berderet di samping pin berketerangan USB_1, USB_2, AUDIO dan lain-lain. Cari saja dibarisan pin-pin tersebut yang mempunyai keterangan Front Panel atau F_Panel. Dua foto berikut adalah pin Front panel yang umum ditemui, terdiri dari 10 pin dengan salah satu pin yang terletak di ujung kanan atas KOSONG, saya sering menyebutnya dengan PATAH. Anda bisa menggantinya dengan HILANG atau LENYAP dan sebagainya.
https://lh3.googleusercontent.com/-F552jmg6H7w/TXrrTiAux6I/AAAAAAAAAFE/PLmceRmopOk/s320/DSC00055.JPG
Front Panel

https://lh4.googleusercontent.com/-BpdgwaNkuuo/TXrrREnlqqI/AAAAAAAAAFA/1h9HIE7_SWE/s320/DSC00056.JPG


Pin yang kosong tersebut adalah pin nomor 10, sedangkan ujung yang berseberangan adalah pin nomor 1. Sehingga lima pin dibawah semua bernomor ganjil, dari kiri ke kanan bernomor 1-3-5-7-9 sedangkan pin-pin pada barisan atas bernomor genap 2-4-6-8-10. Ingat baik-baik nomor ini karena anda tidak akan menemukannya di mainboard. Anda hanya bisa mencarinya di buku manual mainboard. Berikut gambaran susunan pin yang telah saya beri nomor, ingat pin nomor 10 adalah yang kosong.
https://lh6.googleusercontent.com/-5qVwo01vf_c/TXrrz7EcutI/AAAAAAAAAFI/H510Isc-juc/s320/untitled.JPG

Nah sekarang tinggal menghubungkan pasangan kabel masing-masing ke pin-pin tersebut.  Yang akan dihubungkan adalah :
1 - 3          Ke kabel HDD LED
2 - 4          Ke kabel POWER LED
5 - 7          Ke kabel RESET SW
6 - 8          Ke Kabel POWER SW
Sedangkan pin nomor 9 biarkan kosong. Perhatikan kolom sebelah kiri, Pin 1, 2 dan 6 dihubungkan dengan kabel positif, hanya pin nomor 5 yang dihubungkan dengan kabel negatif. Sebaliknya, pada kolom sebelah kanan hanya pin nomor 7 yang terhubung ke kabel positif sedangkan pin nomor 3, 4 dan 8 terhubung ke kabel negatif. Sangat mudah untuk menghafal, bukan? 1-3, 2-4, 5-7 dan 6-8. Positif-negatif, positif-negatif ,negatif-positif, dan positif-negatif. Sudah ketahuan jika hanya pin nomor 5-7 yang susunannya terbalik dari yang lain.

Lalu, bagaimana menemukan kabel positif dan negatif ? Untuk gampangnya lihat saja warnanya. Kabel negatif umumnya berwarna putih atau hitam. Tetapi jika kabel putih dan hitam menjadi pasangan maka yang putih yang negatif. Jika tidak ada kabel warna putih atau hitam biasanya akan ada warna merah sebagai kabel positif.

Sebagai tambahan, untuk casing-casing yang dipasangi lampu power yang lebih besar, saat ini biasanya kabel POWER LED menggunakan  konektor molex male  2  pin (sama persis dengan konektor molex male 4 pin dari power supply, tapi jumlah pinnya hanya 2) yang langsung dihubungkan ke power supply. Seperti foto dibawah ini.
https://lh6.googleusercontent.com/-UbJgLmU7SfQ/TXrw2PqTpqI/AAAAAAAAAFM/JCVTfw2O9L0/s320/Photo0714.jpg

Jadi hanya ada 3 pasang kabel yang dipasang di pin Front Panel, karena kabel untuk POWER LED tidak dipasang di mainboard tapi langsung dihubungkan ke power supply.
  

Sabtu, 18 Februari 2012

konvrensi bilangan


ELEKTRONIKA DIGITAL

Elektronika digital adalah sistem elektronik yang menggunakan signal digital. Signal digital didasarkan pada signal yang bersifat terputus-putus. Biasanya dilambangkan dengan notasi  aljabar 1 dan 0. Notasi 1 melambangkan terjadinya hubungan dan notasi 0 melambangkan tidak terjadinya hubungan. Contoh yang paling gampang untuk memahami pengertian ini adalah saklar lampu. Ketika kalian tekan ON berarti terjadi hubungan sehingga dinotasikan 1. Ketika kalian tekan OFF maka akan berlaku sebaliknya.
Elektronika digital merupakan aplikasi dari aljabar boolean dan digunakan pada berbagai bidang seperti komputer, telpon  selular dan berbagai perangkat lain. Hal ini karena elektronik digital mempunyai beberapa keuntungan,  antara lain: sistem digital mempunyai antar muka yang mudah dikendalikan dengan komputer dan perangkat lunak, penyimpanan informasi jauh lebih mudah dilakukan dalam sistem digital dibandingkan dengan analog. Namun sistem digital juga memiliki beberapa kelemahan, yaitu: pada beberapa kasus sistem digital membutuhkan lebih banyak energi, lebih mahal dan rapuh.

BILANGAN YANG DIGUNAKAN DALAM ELEKTRONIKA DIGITAL

Sistem Bilangan
Sistem bilangan merupakan suatu kode yang menggunakan simbol untuk menyatakan besar sesuatu. Sistem bilangan dapat dibagi menjadi beberapa bilangan yaitu, bilangan desimal, bilangan biner, bilangan oktal dan bilangan hexadesimal. 
Bilangan Desimal
            Sistem bilangan yang kita gunakan sehari-hari adalah bilangan desimal yang disebut juga bilangan basis 10 karena bilangan desimal menggunakan 10 lambang bilangan, yakni dari 0 hingga 9. Misalnya, 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9.
Bilangan Biner
Peralatan digital hanya mengenal dua jenis sinyal, yaitu  tinggi dan rendah. Sinyal tinggi disimbolkan 1 dan sinyal rendah disimbolkan 0. Penggunaan simbol 0 dan 1 dikenal dengan sistem  biner. Oeh karena itu bilangan biner disebt juga sebagai bilangan basis 2 karena menggunakan  2 lambang bilangan yakni 1 dan 0



Bilangan Oktal
Pada sistem komputer jaman dahulu, informasi biner dinyatakan dengan menggunakan bilangan oktal. Sistem bilangan oktal juga disebut bilangan basis 8 karena menggunakan delapan symbol bilangan , yaitu 0,1, 2, 3, 4, 5, 6, dan 7.
System bilangan octal ini dipakai oleh perusahaan computer yang menggunakan kode 3 bit untuk menunjukkan instruksi atau operasi dengan menggunakan bilangan octal sebagai perwakilan pengganti bilangan biner.

Bilangan Hexadesimal
Sistem bilangan heksa desimal menggunakan 16 simbol, yaitu 0,1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, A, B, C, D, E, dan F. Kelebihan sistem heksadesimal adalah ialah mampu mengubah secara langsung dari bilangan biner 4 bit. Sebagai contoh, heksadesimal F merupakan singkatan dari bilangan biner empat bit 1111. Notasi heksadesimal khususnya digunakan untuk menyatakan bilangan biner. Untuk mengkonversi heksadesimal, misalnya A6 menjadi biner, dapat kita lihat  A=1010biner dan 6 = 0110biner , maka A6 =10100110biner. Jadi heksadesimal ekivalen dengan biner. Notasi heksadesimal digunakan secara luas dalam sistem yang berdasarkan mikroprosesor untuk menyatakan biner 8 bit, 16 bit atau32 bit.

KONVERSI BILANGAN
Kita umumnya bekerja dengan sistem desimal, sedangkan peralatan digital bekerja berdasarkan sinyal digital/biner. Untuk berinteraksi kita dengan peralatan digital digunakan alat pengkonversi. Peralatan elektronik yang mengkonversi/menterjemah bilangan desimal ke bilangan biner disebut pengkoder (encoder) dan yang menterjemah dari bilangan biner ke desimal disebut pendekoder (decoder).


Contoh konversi bilangan Biner, hexadecimal, octal dan desimal

Konversi bilangan Desimal ke Biner
Contoh: Konversi bilangan decimal 29 menjadi bilangan biner!
Jawab:
29
29 : 2 = 14 sisa 1
14 : 2 = 7 sisa 0
7 : 2 = 3 sisa 1
3 : 2 = 1 sisa 1
1 : 2 = 0 sisa 1
Atau
16
8
4
2
1
1
0
1
1
1
Jadi untuk bilangan decimal 29 menjadi bilangan biner = 11101

Konversi bilangan Biner ke Desimal
Contoh: Konversi bilangan biner 1000110 menjadi bilangan decimal!
Jawab:
64
32
16
8
4
2
1
1
0
0
0
1
1
0
Jadi untuk bilangan biner 1000110 menjadi bilangan decimal = 64 + 4 + 2 = 70

Konversi bilangan Desimal ke Oktal
Contoh: Konversi bilangan decimal 520 menjadi bilangan oktal!
Jawab:
520
520 : 8 = 65 sisa 1

Senin, 06 Februari 2012

spesifikasi minimum hardware windows 7


Spesifikasi minimum hardware yang harus dipenuhi sebelum menginstall windows 7 pada sebuah desktop PC ata notebook adalah sebagai berikut :
  • Processor Intel dengan kecepatan 1 GHz (32 bit atau 64 bit).
  • RAM minimal 1 GB untuk 32 bit dan 2 GB untuk 64 bit.
  • Space hard disk yang masih tersisa minimal 16 GB untuk 32 bit dan 20 GB untuk 64 bit.
  • Direct X 9 graphic card.